Cara Membaca Psychrometer dan Perhitungannya untuk Menentukan Kelembaban Relatif (RH)

Kelembaban udara adalah besarnya kadar uap air yang dikandung oleh udara atau disebut juga tingkat kebasahan udara. Kelembaban udara dinyatakan juga sebagai Lembab Nisbi atau Relatif Humidity (RH). Sehingga Lembab Nisbi adalah perbandingan antara massa uap air yang ada dalam satu satuan volume dengan massa uap air yang diperlukan untuk menjenuhkan satu satuan udara tersebut pada suhu yang sama dan dinyatakan dalam persen (%).

Alat yang digunakan untuk mengukur lembab nisbi udara adalah Hygrometer. Hygrometer ada dua tipe yaitu Hygrometer Bola Kering - Bola Basah (Psychrometer) dan Hygrometer rambut. Psychrometer yang sering dipergunakan adalah Psychrometer pada sangkar tetap (thermometer Bola Kering – Bola basah yang diletakkan di dalam sangkar meteorologi), Psychrometer Assmann, Psychrometer Sling. Untuk kepentingan meteorologi pertanian dan iklim, alat pengukur kelembaban udara yang dipergunakan adalah Psychrometer sangkar tetap. Psychrometer ini terdiri dari bola basah dan bola kering yang dipasang tegak di dalam sangkar meteo. Pemasangan Psychrometer disarankan seperti gambar dibawah.

Cara Membaca Psychrometer dan Perhitungannya untuk Menentukan Kelembaban Relatif (RH)
Psychrometer
Hal – hal yang perlu diperhatikan tentang psychrometer ini adalah sebagai berikut :
a. Kain muslin harus menempel merata pada permukaan bola thermometer bola basah dan jangan sampai berkerut-kerut.
b. Untuk membungkus bola pada thermometer bola basah harus digunakan kain muslin secukupnya agar tetap menutup seluruh bola thermometer dan diikat dengan tali kecil yang lunak pada leher bola dan pada tempat itu pula sumbu benang kapas dilingkarkan dengan kuat. Ujung sumbu yang lain dimasukkan ke dalam bak tempat air.
c. Letak sumbu mulai dari bola sampai ketempat air harus selurus mungkin. Agar air tidak menetes dari kain muslin sehingga pembasahan bola thermometer menjadi tidak sempurna.
d. Tempat air jangan terlalu jauh dari bola basah. Jika terlalu jauh maka air yang mencapai bola basah akan menjadi tidak cukup terutama pada saat udara kering.
e. Kain Muslin dan sumbu harus tidak berminyak, harus selalu bersih dan basah. 
f. Kotoran yang mengendap pada kain muslin atau sumbu akan menghambat jalannya air, sehingga kurang sempurna pembasahan bola thermometer.
g. Air yang digunakan untuk keperluan ini harus air suling atau air hujan.
h. Kain muslin, sumbu dan air harus segera diganti jika keadaannya sudah kotor.
i. Air pengganti harus bersuhu sama dengan suhu udara pada saat itu. Untuk mengatasi hal ini pembacaan baru boleh dilakukan 15 menit setelah air diganti. Oleh karena itu penggantian air harus dilakukan pada saat sedemikian rupa agar tidak mengganggu pengamatan yang akan dilakukan.

Cara pengamatan Kelembaban Udara/ Lembab Nisbi/ RH :
a. Sebelum membaca thermometer bola basah harus diyakinkan bahwa muslin cukup basah.
b. Baca thermometer bola kering dengan cepat dan cermat sampai persepuluhan derajat terdekat dan hindarkan kesalahan parallax.
c. Baca thermometer bola basah seperti diatas.
d. Gunakan tabel untuk mendapatkan Lembab Nisbi.
e. Dasar perhitungan yang dipergunakan untuk menyusun tabel Lembab Nisbi dijelaskan pada gambar berikut ini:
Cara Membaca Psychrometer dan Perhitungannya untuk Menentukan Kelembaban Relatif (RH)

Daftar Pustaka :
1) BMKG. 2006. Tata Cara Tetap Pelaksanaan Pengamatan dan Pelaporan Data Iklim dan Agroklimat. Peraturan Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika : Jakarta.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Cara Membaca Psychrometer dan Perhitungannya untuk Menentukan Kelembaban Relatif (RH)"

Post a Comment

Berikan komentarnya yaaa.... Kritik dan saran Anda amatlah berarti :D