Perbedaan Batuan Beku Intrusi dan Batuan Beku Ekstrusi

Batuan beku adalah batuan yang terjadi dari pembekuan larutan silica cair liat , pijar, bersifat mudah bergerak yang kita kenal dengan nama magma. Penggolongan batuan beku sudah banyak dilakukan dari dulu hingga sekarang. Berbagai cara telah dilakukan seperti penggabungan jenis – jenis yang sama dalam satu golongan dan pemisahan dari jenis – jenis yang tidak menunjukkan persamaan. Karena tidak adanya kesepakatan diantara para ahli petrologi dalam mengklasifikasikan batuan beku mengakibatkan sebagian klasifikasi dibuat atas dasar yang berbeda – beda.
Perbedaan Batuan Beku Intrusi dan Batuan Beku Ekstrusi
Batuan Beku Ekstrusi dan Batuan Beku Intrusi
Perbedaan ini sangat berpengaruh dalam menggunakan klasifikasi pada berbagai lapangan pekerjaan dan menurut kegunaannya masing – masing. Bila kita dapat memilih salah satu klasifikasi dengan tepat maka kita akan mendapatkan hasil yang sangat memuaskan. Penggolongan batuan beku dapat didasarkan kepada 3 patokan utama, yaitu berdasarkan genetik batuan, berdasarkan senyawa kimia yang terkandung dan berdasarkan susunan mineraloginya.
BATUAN BEKU EKSTRUSI
Batuan beku sebagai hasil pembekuan magma yang keluar di atas permukaan bumi baik di darat maupun di bawah muka air laut. Pada saat mengalir di permukaan masa tersebut membeku relatif cepat dengan melepaskan kandungan gasnya. Oleh karena itu sering memperlihatkan struktur aliran dan banyak lubang gasnya (vesikuler). Magma yang keluar di permukaan atau lava setidaknya ada 2 jenis: Lava Aa dan Lava Pahoehoe/Ropy Lava. Lava Aa terbentuk dari masa yang kental sehingga akan memiliki permukaan kasar ketika telah membeku, sedangkan lava Pahoehoe terbentuk oleh masa yang encer dan akan terlihat seperti kumpulan tali ketika membeku.
BATUAN BEKU INTRUSI
Secara umum dibagi dua macam yaitu intrusi konkordan apabila batuan beku sejajar dengan batuan di sekitarnya dan intrusi diskordan apabila batuan beku memotong batuan di sekitarnya. Batuan beku intrusi merupakan hasil pembekuan magma di bawah permukaan bumi. Ukuran mineralnya kasar, > 1 mm atau 5 mm. Terdapat beberapa bentuk batuan beku intrusi yang umum dijumpai.
1.  Berbentuk tidak teratur dengan dinding yang curam dan tidak diketahui batas bawahnya. Yang memiliki penyebaran > 100 km2 disebut batolith, yang kurang dari 100 km2 dikenal dengan stock sedangkan yang lebih kecil dan relatif membulat disebut boss. Ketiganya merupakan peristilahan dalam batuan plutonik.
2. Intrusi berbentuk tabular yang memotong struktur setempat (diskordan) disebut dyke/korok sedangkan yang konkordan disebut sill atau lakolit kalau cembung ke atas dan phacolith kalau cembung ke bawah, serta lopolith kalau cembung ke atas dan ke bawah.
3.    Intrusi berdimensi kecil dan membulat sering dikenal dengan intrusi silinder atau pipa.
4.  Intrusi dengan penyebaran ke segala arah (diskordan) seperti jari-jari telapak tangan disebut sebagai aphophyse.
Modul Petrologi Batuan Beku. UPN Veteran Yogyakarta. 2009.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Perbedaan Batuan Beku Intrusi dan Batuan Beku Ekstrusi"

Posting Komentar

Berikan komentarnya yaaa.... Kritik dan saran Anda amatlah berarti :D