Bahaya Glass Shard, Abu Vulkanik yang Dapat Menyayat Paru-Paru


Debu letusan gunung api merupakan material yang amat berbahaya apabila masuk ke dalam paru-paru melalui pernafasan. Partikel yang cukup berbahaya dan terkandung dalam debu letusan vulkanik ini salah satunya adalah Glass shard. 

Glass shard merupakan partikel dari gelas vulkanik yang berukuran pada umumnya < 2 mm. Pengertian tersebut ditujukan untuk fragmentasi magma atau lava baik yang dihasilkan dari proses letusan yang eksplosif maupun yang non-eksplosif dimana pembekuan yang amat cepat menghasilkan klastika gelas berukuran kecil sebelum dan selama transportasi klastika dari proses erupsi berlangsung. (Fisher and Schmincke, 1984; Heiken and Wohletz, 1991).

Glass shard didominasi oleh partikel berukuran ash atau debu vulkanik yang merupakan hasil aktivitas primer erupsi maupun resedimentasi hasil erupsi vulkanik. Terdistribusi secara umum pada sedimen vulkanogenik berupa batulempung maupun batupasir. Terdapat 3 bentuk dari glass shard (Heiken, 1972; 1974; Fisher and Schmincke, 1984; Heiken and Wohletz, 1991) antara lain :
  1. Cuspate, berbentuk X- atau Y-.
  2. Platy shard , berbentuk datar atau pipih.
  3. Pumice shard, terdiri dari fragmen gelas berukuran mikro("micro-pumice").
Bahaya Glass Shard, Abu Vulkanik yang Dapat Menyayat Paru-Paru
Gambar 1. Bentuk-bentuk Glass shard. (Bambang Widjaja. Vulkanologi : Pyroclastic Deposits)
Ketiga bentuk tersebut terbentuk dari proses erupsi gunung api secara eksplosif. Glass shard menjadi komponen yang cukup penting dalam deposit autoklastik terutama yang bersifat hyaloklastik. 

Biasanya shard yang terbentuk akan berbentuk blocky dan terpilin apabila langsung berhadapan dengan air. Batuan yang mengandung banyak glass shard dalam pengamatan petrografi disebut sebagai tekstur vitriklastik. 
Bahaya Glass Shard, Abu Vulkanik yang Dapat Menyayat Paru-Paru
Gambar 2. Bentuk-bentuk Glass shard. (Bambang Widjaja. Vulkanologi : Pyroclastic Deposits)
Glass Shard merupakan penyusun utama pada endapan piroklastik aliran akibat pelepasan gelembung-gelembung udara yang keluar pada proses eksplosifnya. Gelembung udara lepas dari magma dan meninggalkan pecahan-pecahan gelas vulkanik dan terendapkan membentuk batuan piroklastik fall.

Bayangkan saja bila glass shard yang bentuknya runcing-runcing itu masuk ke dalam paru-paru dan menebas pembuluh darah kita. Bahaya kan ya!


Daftar Pustaka :
[1] Bambang Widjaja. Vulkanologi : Pyroclastic Deposits. Unpublished

BAGIKAN ARTIKEL KE :

BACA ARTIKEL LAINNYA :


Subscribe untuk mendapatkan artikel terbaru :

KOMENTAR KAMU :

Posting Komentar