Pandangan Tentang Teori Bumi Datar atau Flat Earth : Pembodohan Masal?

Booming tentang Flat Earth akhir2 ini membuat saya menjadi penasaran dan sedikit2 menyelidik, belajar mengapa banyak orang yg percaya kalo Bumi kita ini datar. Menarik!

Beberapa video sudah saya tonton dan membaca beberapa sumber tentang Flat Earth. Para Flat Earth tidak percaya bumi bulat, satelit, dan menganggap kalo para Globe Earth (bumi bulat) dipengaruhi oleh freemason. Setelah saya belajar tentang bumi datar akhirnya saya dapat mengambil kesimpulan. Dan kesimpulannya adalah....
Pandangan Saya Tentang Teori Bumi Datar atau Flat Earth : Pembodohan Masal?
Our Solar System
Saya percaya!

Bahwa bumi kita bulat dan tidak datar. Alasannya... yuk disimak!

Alasan1
Jaman kita SD dulu, pembuktian yang paling gampang dan mudah dimengerti sekaligus bisa dilihat langsung oleh anak SD unyu-unyu adalah penampakan kapal laut yang menjauhi pantai (pelabuhan). Kenyataannya, bagi kalian yg juga pernah mengamati secara langsung, bagian kapal laut yang mula-mula kelihatan utuh, ketika semakin menjauh kita hanya akan melihat bagian setengah badan kapal ke atas, dan seterusnya hingga kita hanya bisa melihat bagian cerobong asap atau bagian atasnya saja. Jika bumi datar harusnya kita melihat kapal laut hanya akan terlihat mengecil, tidak hilang bagian per bagian. Anak SD aja tau....

Alasan 2
Teman-teman elektro pasti lebih tau, jika perancangan tiang antena repeater mikrowave, jarak antara dua tiang agar kedua antena bisa saling melihat ditentukan dengan menghitung kelengkungan permukaan Bumi.Jika Bumi datar, tentu perhitungan yang agak rumit tidak perlu dilakukan. Ngapain susah2 ngitung. Toh kalo bumi datar gelombang dengan mudah dipantulkan dan diterima repeater lain. Ya ga?

Alasan 3
Bentuk bumi datar masih belum ada penjelasan yg gamblang dan bentuknya tidak jelas. Katanya bumi datar berbentuk cakram, lalu dimana ujungnya coba? Dalam teori Bumi Datar dijelaskan kutub Selatan hanya batas dari peta dunia. Sementara, di luar kutub Selatan masih ada daratan dan perairan lainnya. Logikanya, wilayah yang berada di seberang kutub Selatan memiliki batas juga. Di manakah dan apakah bentuk dari batasnya tersebut? Kalo cakram, cakram yang bagaimana? Apakah cakram seperti yang digunakan seperti pertandingan lempar cakram atau jangan2 bumi berbentuk seperti selembar kertas HVS? atau malah bentuk bumi seperti contong ice cream? Wkwkwkwwk....

Alasan 4
Coba kita bayangkan pesawat yg terbang dengan arah yg berbeda dengan tujuan yg sama. Andaikan Bumi tidak bulat mengapa Pesawat Garuda yang terbang ke timur menyeberangi Samudra Pasifik via Honolulu, Hawai, bisa sampai ke Los Angeles, sementara Pesawat Emirates yg terbang ke barat dari Jakarta via Dubai menyeberangi Lautan Atlantik dan setelah transit di New York lalu melewati sejumlah negara bagian Amerika Serikat via Chicago dan Miniapolis, dan Seattle baru tiba di Los Angeles. Teman2 pilot pasti tau kan kenapa kalian dari Jakarta ke Los Angeles tidak lewat kutub utara aja, kan seharusnya jaraknya jadi lebih dekat via kutub utara kalo emg bumi kita datar. Ya tho. Apakah si pilot dan penumpangnya semua anggota Freemason? Ckckckck

Alasan 5
Yang ini jadi pertanyaan teman2 geologi termasuk saya sendiri. Jika bumi datar, bagaimana bentuk dasar bumi? Seberapa dalamkah dasar dari bumi ini? Sampai saat ini saya belum menemukan penjelasannya. Teori bumi datar juga percaya bahwa bumi ini statis, teori Flat Earth juga tidak bisa menjelaskan teori pergerakan lempeng kita guys... padahal jelas2 dari perekaman data baik oleh teman2 geologi maupun geodesi lempeng kita bergerak terus setiap tahun. Berarti harus ngarang teori baru lagi nih temen2 geologi tentang mekanisme pergerakan lempeng. Susah yaaa....

Alasan 6
Menurut teori Bumi Datar, kutub Utara adalah pusat dari bumi dan kutub Selatan adalah bagian terluar dari bumi. Kalau demikian, seharusnya kondisi kedua tempat itu berbeda jauh. Tetapi kenapa baik kutub Utara maupun kutub Selatan sama-sama ditutupi oleh lapisan es. Dan buat dosen saya yg besok ke kutub selatan, jangan lupa membawa peta bumi datar atau anda akan tersesat. Hati2 Pak! Persiapkan tenaga Pak, menurut teori bumi datar anda akan berjalan keliling lingkaran bumi. 

Alasan 7
Masalah mengenai konstelasi rasi bintang. Menurut teori Bumi Datar, kalau bumi bergerak seharusnya “posisi” dari gugusan bintang pun berubah mengikuti posisi bumi. Lah memang berubah kok, rasi bintang berubah karena Bumi berevolusi terhadap Matahari. Siapa bilang rasi bintang ga berubah. Perubahan rasi ini dijadikan oleh petani jaman dulu untuk menentukan kapan turun ke sawah looo. Saya percaya karena pernah membuktikannya sendiri. Konstelasi bintang di belahan bumi utara dan selatan itu berbeda. Itulah mengapa sekarang kita mengenal peta bintang utara dan peta bintang selatan.  Kita yg tinggal di Jawa akan lebih mudah melihat konstelasi selatan, dan ketika saya di Jerman dulu konstelasi bintang terlihat sangat berbeda dan harus menggunakan peta bintang utara. Jika bumi datar seharusnya hanya perlu satu peta bintang saja kan.... tapi kenapa konstelasi bintang yg saya lihat dilangit Jawa (selatan katulistiwa) dan Jerman (utara katulistiwa) terlihat sangat berbeda? Teman2 astronomi atau anda yg pernah berkecimpung di dunia astronomi pastinya lebih paham. Artinya bumi tidak datar, atau jangan2 langit kita ini screen projector yg diciptakan oleh freemason? Wkwkwk. Kurang piknik nih Flat Earth! 

Alasan 8
Posisi Matahari "berubah" terhadap Bumi, setengah tahun berada di belahan selatan dan setengah tahun lagi berada di belahan utara. Perubahan posisi ini terjadi bukan HANYA karena Bumi berevolusi terhadap Matahari TETAPI JUGA karena posisi sumbu putar (evolusi) Bumi terhadap bidang revolusi Bumi condong sebesar 66,5 derajat. Dengan demikian, jika dilihat dari satu sisi bidang revolusi ini, sumbu Bumi setengah tahun akan condong ke sebelah kiri pengamat dan setengah tahun lagi akan condong ke sisi kanan si pengamat. Dengan posisi seperti inilah Bumi mendapat pemanasan (energi) yang merata di belahan utara dan selatan. Jika sumbu putar Bumi tidak condong, sepanjang tahun temperatur setiap tempat belahan utara dan selatan akan sama. Karena kecondongan sumbu putar Bumi ini, Matahari seolah berpindah dari utara ke selatan kemudian kembali ke utara. Kalo bumi datar kenapa di Indonesia punya 2 musim dan mengapa di Jepang punya 4 musim. Kalo bumi datar seharusnya musim di Indonesia dan Jepang saat ini meskipun sama karena bumi tidak bulat dan condong/miring. Hehehe

Alasan 9
Karena saya tidak tahu mata angin Bumi versi rata jadi saya tidak bisa membicarakan tentang posisi kalian terhadap saya. Kalo saya tinggal di Indonesia dimana letak Amerika? Saya bingung apakah di barat saya, di timur saya atau di utara saya..... 

Alasan 10
Teman2 geologi pasti tau jika bumi datar, ketika gempa bumi terjadi seharusnya hampir semua stasiun gempa bumi di semua negara akan menangkap gelombang primer dan sekunder secara lengkap. Ketika terjadi gempa di Rusia seharusnya stasiun gempa di Afrika Selatan bisa mencatat penjalaran gelombangnya. Kenyataannya tidak, ada massa cair di dalam bumi yg membuat gelombang tertahan dan tidak bisa lewat sehingga kita mengenal "shadow zone" yg hanya bisa dijelaskan bila bumi kita berbentuk bulat. Shadow zone selalu muncul kurang lebih 105 derajat dari titik pusat gempa? Penganut Bumi Datar bisa jelasin ga?

Alasan 11
Sebagai tim kebumian Indonesia saya pernah melihat secara langsung menggunakan teleskop bentuk2 benda lain dan planet lain di luar bumi kita ini. Saya pernah melihat planet Mars, Jupiter, dan Saturnus bersama cincin tipisnya, tentunya dengan perbesaran yg lumayan bagus. Bila kamu beruntung kamu juga bisa melihat satelit buatan ketika sedang melintas, karena saya juga pernah melihatnya dengan teleskop. Pertanyaan saya, apakah bentuk bumi di alam semesta kita ini beda sendiri? Satu2nya planet dengan bentuk datar? 

Hmmmm.... 
Argumen2 bumi datar menurut saya hanyalah sepotong pendapat yg tidak bisa menjelaskan masalah secara komprehensif. Argumen yg muncul dari orang yg tidak memahami permasalahan dan ilmu pengetahuan. Argumen yg muncul menentang bumi bulat, layaknya orang yg menentang reklamasi Jakarta dengan alasan merusak bakau, padahal sepanjang pantainya saja sudah ditutup dengan batu penahan gelombang alias sudah tidak ada bakau dari jaman bahula. Kan lucu....

Sekarang ilmu pengetahuan kita terus bergerak ke depan, sudah tidak berguna lagi membahas bentuk bumi dan apalagi masih mempermasalahkan bulat atau datar. Semua orang kini tau bahwa bumi kita bulat dan pengetahuan baru akan terus berkembang sesuai dg bentuk bumi yg kita percaya sekarang, bulat. Jika anda masih percaya bumi kita datar silakan kembali saja ke jaman purba tanpa peradaban. Peradaban kita sekarang usut punya usut berawal dari kepercayaan dan pembuktian bahwa bumi kita bulat. Jangan2 teman2 di LAPAN yg sekarang sedang mengembangkan roket dan satelit juga freemason semua karena percaya bumi bulat? Tolonglah banyakin piknik dan belajar langsung dari alam kalo memang Flat Earth tidak percaya ilmu pengetahuan dan apa yg sudah tertulis skrg.

Wallahualam bishowab.
*disadur dari pengalaman pribadi dan berbagai sumber.

Subscribe to receive free email updates:

4 Responses to "Pandangan Tentang Teori Bumi Datar atau Flat Earth : Pembodohan Masal?"

  1. wow... cukup mencerahkan, terimakasih informasinya

    BalasHapus
  2. Sebenarnya bumi itu lebih spesifiknya adalah oval karena bumi memiliki titik tertinggi,tapi agar lebih mudah maka disebutlah bumi itu bulat.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mungkin lebih tepatnya pepat pada kedua kutubnya.

      Hapus

Berikan komentarnya yaaa.... Kritik dan saran Anda amatlah berarti :D