Lingkungan Diagenesis Batuan Karbonat : Zona Marine

Diagenesis di zona marine atau marine phreatic zone terjadi ketika semua pori di batuan terisi oleh air laut. Batuan karbonat diendapkan di lingkungan laut, sehingga diagenesis dimulai dari sana. Karakter air laut dipengaruhi kedalaman air, yang berkaitan dengan suhu, dan saturasi CaCO3. Zona ini dibagi lagi menjadi 2 subzona, yaitu active marine phreatic dan stagnant marine phreatic.
Lingkungan Diagenesis Batuan Karbonat : Zona Marine
Tipe semen yang paling sering muncul pada modern marine yaitu high Mg calcite dan semen aragonit (James dan Choquette, 1984 dalam Scholle dan Ulmer-Scholle, 2003).
Zona active marine phreatic dicirikan dengan adanya pergerakan air laut akibat gelombang, pasangsurut, atau arus laut. Terjadi sementasi di area yang sangat dekat dengan muka air laut, dimana air bergerak dalam sedimen. Area terbaik sementasi adalah reef atau sedimen yang dipengaruhi oleh aktivitas organisme. Tipe semen zona ini adalah Mg-kalsit dan aragonit. Semen Mg-kalsit muncul dalam bentuk micritic atau kristal rombic steep-side, terdistribusi sebagai isopachous crust pada butir sedimen. Terdapat pula yang terbentuk menjadi semen isopachous fibrous-bladed. Semen aragonit muncul sebagai kristal fibrous dengan berbagai tekstur dan berbentuk seperti anyaman jarum.

Baca juga : Lingkungan Diagenesis Batuan Karbonat : Zona Meteorik
Baca juga : Lingkungan Diagenesis Batuan Karbonat : Zona Mixed Marine Meteoric
Baca juga : Lingkungan Diagenesis Batuan Karbonat : Zona Burial

Ciri semen marine phreatic lampau memiliki sedikit perbedaan. Tekstur fibrous dapat terpreservasi walaupun terubah menjadi kalsit, maka bila ditemukan semen kalsit dengan tekstur square-ended fibers, dapat dikatakan bahwa mineralogi awalnya adalah aragonit.
Zona stagnant marine phreatic merupakan zona dimana sedimen jenuh oleh air laut, lalu sementasi hanya sedikit terjadi karena air laut bergerak sangat lambat melalui sedimen atau sifat kimia fluida menghambat sementasi. Umumnya terjadi pada sedimen yang mengendap di daerah lagunal, atau bagian laut yang lebih dalam dibanding carbonate ramps dengan slope kecil, atau talus. Kombinasi antara slope pengendapan yang kecil dan kompaksi sedimen butir halus menyebabkan sementasi sedikit terjadi. Namun, difusi ion dan organisme membantu sementasi pada batuan yang memiliki ukuran pori sangat kecil. Proses mikritisasi oleh boring algae dan fungi juga penting di zona ini (Longman, 1980).

Daftar Pustaka:
Longman, Mark W., 1980, Carbonate Diagenetic Textures from Nearsurface Diagenetic Environments: The American Association of Petroleum Geologists Bulletin, V. 64, No. 4, p. 461–487.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Lingkungan Diagenesis Batuan Karbonat : Zona Marine"

Posting Komentar

Berikan komentarnya yaaa.... Kritik dan saran Anda amatlah berarti :D